Noona, Saranghaeyo

Judul : Noona, Saranghaeyo

Author : AltRiseSilver

Genre : Romance

Rating : General

Cast : Lee Hyuk Jae, Shin Hye Ri and Other Cast

Hyuk Jae berlari dari kejaran sasaeng yang mencoba mendapatkan fotonya saat ia berjalan-jalan tadi, ia hanya ingin melepas penat dari semua kesibukannya makanya ia memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar tadi namun ia tidak akan menyangka kalau akan ada banyak sasaeng yang mengetahui penyamarannya.

**

Shin Hye Ri, berjalan gontai menuju apartementnya yang hanya tinggal beberapa langkah lagi. Ia baru saja pulang dari kantornya, tinggal seorang diri membuatnya harus menjadi mandiri apalagi jaman sekarang semua kebutuhan semakin banyak sehingga dia memutuskan untuk bekerja lembur hari ini.

Sebenarnya Hye Ri punya suami, tapi itu dulu sekitar 2 tahun yang lalu. Mereka memutuskan bercerai saat suaminya sering jalan dengan wanita lain. Hye Ri menyesali pernikahannya itu karena dengan cepatnya saja ia menerima ajakan seorang pria yang baru dikenalnya beberapa bulan. Dia bisa saja kembali ke rumah ibunya namun ia merasa malu untuk melakukannya.

Yang Hye Ri pikirkan saat ini adalah ingin cepat sampai ke kamarnya dan melepas lelahnya namun… BRAK!!

Seseorang menabraknya “Mianhe, Mianhe Noona” katanya terengah-engah, tak lama Hye Ri mendengar suara teriakan dari banyak perempuan. Tanpa ba-bi-bu lagi orang tersebut menarik tangan Hye Ri, kontan Hye Ri terkejut dan ikut berlari.

Tak habis pikir, ia tidak tau siapa org yang menabraknya dan mengapa ia diserbu banyak gadis seperti ini. Dan yang membuatnya kesal adalah IA SEMAKIN JAUH DARI APARTEMENTNYA. Oh pupus sudah mimpinya berbaring di kasurnya yang nyaman itu. Hye Ri mengutuk seseorang yang sedang menarik tangannya ini. Mengutuk semoga dia tidak selamat dari kejaran para gadis ini.

Mereka akhirnya masuk ke kedai pinggir jalan yang sepi pengunjung. Kami berdua terengah-engah, baru saja gerombolan gadis itu melewati kedai yg kami jadikan tempat persembunyian. “Maksudmu apa membawaku ikut berlari bersamamu?!” Teriak Hye Ri, orang tersebut langsung menutup mulut Hye Ri “Noona, kalau kau teriak seperti itu mereka akan datang kesini” katanya panik.

Hye Ri melepaskan bekapannya “biarkan saja, itu kan urusanmu, kenapa kau membawa-bawa aku dalam masalahmu, aku kenal denganmu saja tidak, kau siapa sebenarnya?” oceh Hye Ri tak karuan. Hyuk Jae akhirnya membuka topi dan kacamatanya lalu menatap Hye Ri “kenapa kau memandangku seperti itu? Kau lapar? Makan saja sosis ini” kata Hye Ri sambil memberinya sebuah sosis tusuk.

Hyuk Jae bingung, ‘tidakkah noona ini mengenalku? Hey aku ini artis terkenal’ batin Hyuk Jae. ‘aniyo, aku tidak lapar, kau tidak mengenalku?” Tanya Hyuk Jae, Hye Ri memandangnya dengan seksama “memang kau siapa sampai aku harus mengenalmu tanpa kau menyebut namamu sendiri” cibir Hye Ri. Hyuk Jae lemas ‘ternyata aku tidak sangat popular ya’.

“Aku mau pulang, antarkan aku pulang, setidaknya kau harus tanggung jawab telah membawaku kabur” kata Hye Ri. Hyuk Jae menangguk “Ne noona, tapi sebentar lagi ya aku takut sasaeng itu menemukan kita dan mengejar kita lagi” jawabnya, Hye Ri hanya mengangguk. Tiba-tiba saja ada suara aneh yang berasal dari perut Hye Ri “Noona lapar? Makanlah, nanti aku yang bayar’ kata Hyuk Jae seraya tersenyum.

Hye Ri tersenyum dan mengambil beberapa sosis lalu memakannya. Setelah selesai makan Hyuk Jae mengantar Hye Ri. Sepanjang perjalanan mereka saling berkenalan dan banyak mengobrol. Hyuk Jae masih belum mengatakan kalau dia adalah salah satu member Super Junior, boyband yang sedang bersinar saat ini.

Hyuk Jae pamit pulang pada Hye Ri tak lupa mengucapkan permintaan maaf “Hyuk Jae, Gomawo” kata Hye Ri, pria itu hanya tersenyum lalu pergi.

**

2 hari kemudian,

Hye Ri lembur lagi hari ini, dia berharap Hyuk Jae tidak muncul dan mengajaknya berlari malam lagi hari ini dia benar-benar lelah dan mau istirahat. Saat ingin membuka pintu apartementnya ada seseorang yang menyentuh pundaknya, ia menoleh. Hyuk Jae.

“Kenapa harus berkunjung jam segini?” Tanya Hye Ri

“Aku hanya bisa keluar malam hari, kalau siang tidak aman, bisa-bisa kejadian tempo hari terulang lagi” jawab Hyuk Jae, Hye Ri hanya menangguk. Mereka berbincang hingga larut, tak sadar kalau Hye Ri ketiduran saat mereka sedang menonton DVD. Hyuk Jae yang merasa menganggu Hye Ri menyelimuti Hye Ri lalu kembali ke dormnya.

**

7 bulan kemudian.

Semenjak kejadian itu Hyuk Jae dan Hye Ri semakin dekat, Hye Ri masih belum tau kalau Hyuk Jae adalah Eunhyuk, Hye Ri merasa nyaman bersama Hyuk Jae, Hye Ri suka tariannya, suka suaranya, suka bagaimana Hyuk Jae memperlakukannya sebagai wanita.

Tanpa sengaja, seorang teman Hye Ri mengajaknya menonton sebuah acara dimana acara tersebut adalah Fanmeet Super Junior. Awalnya Hye Ri ogah-ogahan menontonnya namun saat ada seseorang yang dikenalnya berada di atas panggung dia mulai tertarik, dia takut salah lihat. Namun sepanjang acara berlangsung hingga selesai dia tidak salah. Dugaannya benar. Seseorang yang menari dengan indah dan cekatan diatas panggung itu adalah Lee Hyuk Jae. Lee Hyuk Jae yang dikenalnya sebagai Hyuk Jae bukan Eunhyuk.

Gyn Suk mengajak Hye Ri untuk ikut bersamanya mengantri untuk mendapatkan tanda tangan member Super Junior. Hye Ri awalnya menolak namun akhirnya disanalah dia sekarang, berada di tengah antrian sambil memegang sebuah foto. Ia memandangi foto tersebut, ada Eunhyuk di tengahnya dengan senyumnya yang sangat dia kenal. Karena terus memandangi foto tersebut dia tidak menyadari kalau gilirannya dia yang mendapatkan tanda tangan.

“Noona, apa kau ikut mengantri?” Tanya Leeteuk padanya, ia terkejut, mengangguk lalu berjalan kearahnya. Dia berjalan dari satu member ke member yang lainnya, dan akhirnya tibalah dia di tempat Eunhyuk. Saat ingin mengembalikan foto itu Eunhyuk terkejut melihat seseorang yang berada di depannya. Dia terpaku. Hye Ri tersenyum “Gomawo…” lalu dia pergi meninggalkan Eunhyuk.

**

“Noona keluarlah, aku akan menjelaskan semuanya padamu”. Sudah hampir dua jam Eunhyuk mengetuk pintu apartement Hye Ri, sebenarnya Hye Ri tidak marah sama sekali hanya saja dia kecewa atas kebohongan Eunhyuk. Hampir 7 bulan mereka dekat tapi Eunhyuk tidak bercerita apa-apa.

Karena merasa kasihan, Hye Ri akhirnya membuka pintu. Saat pintu terbuka Eunhyuk langsung memeluknya.

“Mianhe… Mianhe..” ucapnya sedikit lirih.

“Lepaskan aku Hyuk, aku sesak nafas” pinta Hye Ri, Eunhyuk menggeleng “maafkan aku dulu baru aku lepaskan” katanya. “Lepaskan dulu baru aku maafkan” tawar Hye Ri. Eunhyuk akhirnya melepaskan pelukannya. “Masuklah, aku akan sediakan makanan, aku tau kau belum makan” katanya. Mereka berjalan masuk, Eunhyuk duduk di meja makan. “Ini, hanya ada ini di tempatku, makanlah walaupun cuma itu lauknya”.

Eunhyuk menatap ikan goreng dan nasi yang ada di depannya “tidak suka ya? Yasudah aku akan telpon restoran” Hye Ri hendak berdiri namun Eunhyuk menahannya, dia menggeleng “aku akan makan” katanya. Eunhyuk melahap makanannya, ‘dia pasti lapar sekali, aku salah membiarkannya dua jam diluar sana’ batin Hye Ri.

*

Eunhyuk menceritakan alasan kenapa dia membohongin Hye Ri, Hye Ri tidak memberikan banyak respon dia hanya mengangguk dan sekali-sekali tersenyum pada Eunhyuk.

“Mianhe noona, Mianhe” kata Eunhyuk “kau tidak perlu meminta maaf Hyuk, akupun tidak memiliki status denganmu kan? Aku hanya kecewa, tidak marah Hyuk, berhentilah menyesal seperti itu, kau bukan Hyuk Jae yang aku kenal” kata Hye Ri. Eunhyuk menunduk, masih merasa bersalah “Oh iya apa sekarang aku harus memanggilmu Eunhyuk? Seperti orang-orang mengenalmu?” tanyanya.

Eunhyuk menggeleng kuat “tidak, kau tidak boleh memanggilku Eunhyuk noona, karena selama ini yang selalu bersamamu itu Hyuk Jae bukan Eunhyuk” jawab Eunhyuk. Hye Ri menatapnya “apa bedanya? Kau itu kan satu orang?”. Eunhyuk menggeleng lagi “aku bukan Eunhyuk saat bersamamu, aku bukan Eunhyuk dengan senyum diatas keletihanku, aku Hyuk Jae yang tersenyum karena aku bahagia. Aku bukan Eunhyuk yang menari diatas panggung untuk fansku, tapi aku Hyuk Jae yang menari dihadapanmu dengan sejuta perasaan yang tidak menentu” jawab Eunhyuk.

Hye Ri bingung, ia menatap pria yang berada di hadapannya “apa maksudmu dengan sejuta perasaan yang tak menentu?”. Eunhyuk sepertinya salah mengucapkan kalimat, ia diam saja sedangkan Hye Ri makin mendesak. Hingga akhirnya Eunhyuk mengatakannya….

**

“JINJA??!!”

Dugaan Hye Ri tepat, salah dia menceritakan hal ini pada Gyn Suk yang jelas-jelas dia sangat menggilai Super Junior. Hye Ri menangguk. “lalu, kau jawab apa saat dia bilang dia jatuh cinta padamu?” Tanya Gyn Suk dengan suara agak perlahan. Hye Ri hanya dia tak memberikan jawaban. Gyn Suk yang menanti jawabannya menatapnya, lalu dia berdecak “aahh kau ini bodoh atau apa? Laki-laki seperti itu kau tolak” katanya.

“Aku belum menjawab apa-apa, aku hanya menyuruhnya keluar dan jangan menghubungiku dulu” jawab Hye Ri lemas. Gyn Suk memukul kepalanya “bodoh, itu sama saja kau menolaknya, kau ini, kalau aku yang ada di posisimu aku tidak akan melepaskannya begitu saja” kata Gyn Suk semangat. Aku meringis kesakitan “kau akan menjawab iya karena kau kan juga menggilai mereka, berbeda denganku yang notabene-nya mengenal Hyuk Jae secara pribadi” kilah Hye Ri.

“Ya terserah apa katamulah, jangan menyesal telah menolaknya, dia itu public figure bisa saja sekarang dia sedang berjalan dengan perempuan lain yang lebih cantik dan seksi dari dirimu” kata Gyn Suk sebelum pergi. Aku terdiam, memikirkan kata-kata Gyn Suk tadi dan entah kenapa dia merasakan panas di hatinya, ia seperti tidak ingin Eunhyuk melakukan hal yang dibicarakan Gyn Suk.

“Eotteohge?”.

**

“Aku mencintaimu noona, aku mencintaimu Shin Hye Ri!” kata Eunhyuk. Hye Ri terkejut, dia tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya memandang Eunhyuk “Aku mau kau disampingku Hye Ri, disamping seorang Hyuk Jae” katanya lagi.

“Lebih baik kau keluar Hyuk, dan jangan hubungi aku dulu”. Eunhyuk terkejut mendengar respon Hye Ri dia mencoba mengatakan sesuatu namun Hye Ri memintanya untuk cepat keluar dari apartementnya.

**

Hampir sebulan ini Hye Ri tidak menghubungi Eunhyuk, hampir gila Eunhyuk di dormnya. Ia lebih suka marah-marah dan diam. Donghae yang satu kamar dengannya dan Leeteuk, sang Leader memberanikan diri menanyakan apa yang terjadi padanya.

“Hyuk, kau ini kenapa? Hampir sebulan kau tidak fokus saat berlatih dan tampil, aku prihatin padamu, kau juga sekarang jarang makan. Kenapa?” Tanya Donghae. Eunhyuk menutup wajahnya dengan bantal, dia tidak ingin mendengarkan pertanyaan Hyungnya dan Donghae. Leeteuk yang khawatir dengannya mengambil bantal yang di pakai Eunhyuk.

Eunhyuk memasang headset, Leeteuk mengambilnya juga. “Kau ini sudah 25 tahun, jangan bersikap seperti anak kecil Lee Hyuk Jae!” bentak Leeteuk. Eunhyuk ingin membantahnya namun ia mengurungkan niatnya. “Baiklah aku akan cerita” katanya.

“Aku sedang mencintai seorang wanita” katanya lagi. Donghae dan Leeteuk terkejut “benarkah? Siapa dia?” Tanya Donghae senang “lalu kenapa kau murung?” Tanya Leeteuk. “Hai, tanyalah satu-satu, aku bingung harus menjawab yang mana dulu” kata Eunhyuk agak sebal. Donghae dan Leeteuk akhirnya diam dan semua cerita mengalir bergitu saja dari bibir Eunhyuk.

“Hyuk, kau benar mencintainya?” Tanya Donghae, Eunhyuk mengangguk. “Kau tau? Kalau kau benar mencintainya, kejarlah dia tidak peduli apa statusnya, kau juga seharusnya tidak hanya diam di kamarmu dan murung sendirian, kau punya banyak Hyung dan Dongsaeng disini yang bisa kau mintai saran, dasar bodoh” kata Leeteuk. “Hyung, kau ini menasehatiku atau menghinaku sih?” Tanya Eunhyuk kesal “dua-duanya, aku bingung kenapa aku punya Dongsaeng sebodoh ini” kata Leeteuk lagi, Donghae tersenyum.

“Apa yang kau tertawakan Hae? Aku terlihat lucu apa?” Tanya Eunhyuk pada Donghae “Aniyo, kau itu bukannya bodoh Hyuk tapi tidak mengerti apa-apa” kata Donghae seraya berlari keluar bersama Leeteuk sebelum Eunhyuk benar-benar mengamuk. Eunhyuk yang masih emosi memikirkan kata-kata Leeteuk “kejar dia? Dia saja kemarin menyuruhku pergi” katanya, tiba-tiba pintunya terbuka, kepala Leeteuk muncul “ngomong-ngomong, umurnya berapa?” tanyanya “seumuran denganmu Hyung” jawabnya “MWO???”.

**

Bel Dorm Super Junior berbunyi, Kibum membuka pintu dan melihat seorang perempuan dengan senyumnya yang manis. “Mencari siapa?” Tanya Kibum “Hyuk Jae, Lee Hyuk Jae” jawab Hye Ri.

Kibum mengangguk lalu menyuruhnya masuk dan duduk di ruang tamu, Kibum membuka pintu kamar Eunhyuk “Hyung, seorang Yeojja mencarimu” katanya “mwo? Siapa?” tanyanya “keluarlah, aku juga tidak tau” jawabnya lagi. Eunhyuk keluar kamar dan melihat kearah ruang tamu. Dia diam, terpaku di tempatnya.

Hye Ri sedang mengobrol dengan Leeteuk saat Eunhyuk datang, ia melihat sosok Eunhyuk berdiri terpaku di depannya. Leeteuk bangkit dan membisikkan sesuatu padanya. Dia mengangguk lalu mengajak Hye Ri duduk di teras belakang. “Annyeong” sapa Hye Ri “annyeong”.

“Dari mana kau tau dorm kami?” Tanya Eunhyuk “kau pikir aku tidak punya teman ya? Banyak temanku yang menggilai kalian, sudah jelas mereka memberitahuku, bodoh” jawabnya ‘ish ketus sekali perempuan ini’ batin Eunhyuk. “kau, datang kesini untuk apa?” Tanya Eunhyuk lagi “aku merindukanmu” jawab Hye Ri “mwo? Aku tidak salah dengar? Kau… merindukanku?” tanyanya meyakinkan diri sendiri, Hye Ri mengangguk “kenapa? Tidak boleh?”

“Aniyo, bukan begitu, aku hanya terkejut saja”.

“Hyung, wanita itu siapa?” Tanya Ryeowook polos pada Yesung, Yesung angkat bahu “mana ku tau, coba tanyakan pada Leeteuk Hyung” jawabnya. “Dia itu wanita yang dicintai Lee Hyuk Jae” jawab Donghae yang tepat di belakang mereka “ohh, terlihat seumuran dengan Leeteuk Hyung ya” kaya Yesung “memang” timpal Leeteuk Hyung yang sekarang berdiri di samping mereka “mwo??” kata Ryeowook dan Yesung bersamaan.

“Kau tau apa yang menjadi alasanku untuk menjauhimu?” kata Hye Ri, Eunhyuk menggeleng “katakan padaku”.

“Aku merasa tidak pantas berada di dekatmu, kau artis besar sedangkan aku siapa? Hanya perempuan biasa yang lebih tua darimu dan mempunyai masa lalu yang kelam” jelas Hye Ri, Eunhyuk menatap wanita disampingnya “Lalu? Kenapa dengan statusmu? Salah aku mencintai wanita yg lebih tua dariku bahkan dia sudah pernah menikah dan gagal?” Tanya Eunhyuk. Hye Ri memandang Eunhyuk lalu menunduk.

“Aku takut gagal lagi Hyuk” katanya.

“Lalu? Apa kau akan terus sendiri di dunia ini? Kau juga membutuhkan seorang pendamping yang baik, kau harus tau Hye Ri, tidak semua laki-laki seperti mantan suamimu itu” kata Eunhyuk. Hye Ri menatap Eunhyuk lagi lalu berpaling dan mendesah “aku bingung dengan perasaanku padamu, tidak seharusnya aku kesini”. Hye Ri bangkit lalu keluar dari Dorm. Eunhyuk masih diam di tempatnya lalu mengejar Hye Ri.

“SHIN HYE RI!!! SARANGHEYOOO!!!” Teriak Eunhyuk di luar dorm, Hye Ri menghentikan langkahnya lalu berbalik memandang Eunhyuk, semua orang yang sedang lalu lalang diam. Mereka hanya menonton dan melihat kejadian itu. Hye Ri ingin kembali namun semua orang sedang menatapnya akhirnya dia urungkan niatnya untuk kembali. Dia berlari menjauh dari dorm Super Junior.

**

“AAAARRRRGGGGHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!”. Berbarengan dengan teriakan Eunhyuk terdengar suara cermin pecah. “Hyuk buka pintu kamarmu, apa yang sedang terjadi” Leeteuk mengetuk pintu kamar Eunhyuk, tak ada respon dari dalam kamar “Eunhyuk! Buka!”. Semua member berada di depan kamarnya tiba-tiba Kangin menyuruh Leeteuk menyingkir lalu dia mendobrak pintunya. Pintu terbuka, Kangin, Leeteuk dan beberapa orang masuk.

Mereka melihat cermin di kamar Eunhyuk telah pecah, darah di tangannya mengucur di barengi suara tangisnya. Leeteuk menghampirinya dan memeluknya.

**

“Datanglah ke dorm, lihat kondisi Hyuk Jae seperti apa, hampir seminggu ini dia sakit dan tidak mau makan semua karena memikirkanmu” Jelas Leeteuk. Saat ini dia dan Kangin sedang berada di apartement Hye Ri untuk membujuk Hye Ri datang untuk menjenguk Eunhyuk yang sedang sakit. “Iya Noona, kau tidak tega pada Dongsaengku yang nakal itu, hampir seminggu dia tidak keluar kamar, kami semua kewalahan” Timpal Kangin lagi.

Hye Ri terdiam, dia bingung harus menjawab apa “Sebenarnya bagaimana perasaanmu pada Eunhyuk? Kau mencintainya?” Tanya Kangin yang tidak sabar. Hye Ri tersentak “maaf Noona kalau aku lancang tapi, kami perlu tau bagaimana perasaanmu itu” kata Kangin lagi. Hye Ri mengangguk “iya, aku mencintainya namun aku takut” jawabnya.

Leeteuk dan Kangin saling berpandangan “aku mengerti bagaimana perasaanmu itu tapi, asal kau tau Hye Ri, Eunhyuk bukanlah laki-laki hidung belang seperti mantan suamimu itu, aku tau persis bagaimana dia” kata Leeteuk membela Eunhyuk. “Bukan itu yang aku permasalahkan, yang aku permasalahkan adalah statusku yang sudah pernah menikah” kata Hye Ri.

“Hey Noona, Eunhyuk sendiri sudah bilang kan kalau statusmu itu tidak terlalu penting yang penting itu perasaanmu, ayolah Noona mengertilah sedikit tentang perasaannya” Kata Kangin agak mendesak Hye Ri.

**

“Hyuk Jae Hyung, ada yang ingin bertemu” Kyuhyun mengetuk kamar Eunhyuk “aku tidak ingin bertemu siapa-siapa Kyu” teriak Eunhyuk dari dalam kamarnya “Bukalah dulu kamarmu baru kau bilang tidak ingin bertemu dengannya” Kata Kyuhyun lagi dengan kesal “kau kan tau aku sedang sakit, masuklah sendiri”. Kyuhyun yang sedikit kesal membuka pintu kamarnya.

“Noona, maafkan hyungku yang tidak sopan ini ya” Kata Kyuhyun sebelum keluar kamar. Eunhyuk yang masih menutup badannya dengan selimut belum tau siapa yang datang “Keluarlah kau Kyu!” kata Eunhyuk sambil membuka selimutnya, dan tebak siapa yang dia lihat.

“Hye Ri?”.

Hye Ri tersenyum, dia duduk di samping tempat tidur Eunhyuk “kau sakit ya?” tanyanya sambil memegang kening Eunhyuk, Hye Ri melihat tangan Eunhyuk yang terbalut perban lalu memegangnya “tanganmu kenapa?”.

“Kau lihat saja cermin itu” jawabnya sambil menunjuk dengan dagunya, Hye Ri menoleh kea rah yang di tunjuk, cermin itu telah hancur. Hye Ri memandang Eunhyuk lalu menunduk “Mianhe..”. Eunhyuk tersenyum “kau tidak perlu meminta maaf, ini bukan salahmu” katanya. Ryeowook tiba-tiba masuk sambil membawa piring berisi makanan “Oh, Mianhe Noona aku tidak tau kalau kau ada disini, aku Cuma ingin mengantarkan makanan untuk Eunhyuk Hyung” kata Ryeowook.

Hye Ri menghampiri Ryeowook lalu mengambil piringnya “Gwechanayo, biar aku yang mengurus Hyungmu ini” katanya sambil tersenyum. Ryeowook permisi keluar. “Makanlah yang banyak” kata Hye Ri “aku tidak nafsu, kau makanlah sendiri” kata Eunhyuk, Hye Ri menyipitkan matanya ‘Hey! Kau ini sedang sakit harusnya makan, kau mau mati? Kalau mau silahkanlah, aku tidak akan peduli” Kata Hye Ri sambil beranjak “Hey Hey, kau ini pemarah sekali ya, baiklah aku makan tapi suapi aku”.

Hye Ri kembali ketempatnya lalu menyuapi Eunhyuk, tanpa mereka sadari Kyuhyun dan Sungmin memperhatikan mereka “Hyung, kenapa kau tidak pernah menyuapi aku seperti itu? Kau kan pasanganku?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menatapnya “kau tidak pernah memintanya” jawabnya polos, mereka saling berpandangan “kau harusnya melakukannya secara sukarela dong Hyung” kata Kyuhyun manja “yasudah kalau kau sakit aku akan menyuapimu”.

“Jadi kamu mendoakanku sakit ya?” Tanya Kyuhyun, Sungmin kesal lalu pergi meninggalkan Kyuhyun “Hey Hyung, kau jahat sekali padaku” Katanya sambil mengejar Sungmin. Di tempat lain Hye Ri masih terus menyuapi Eunhyuk hingga makanannya habis “kau ini manja sekali, umurmu sudah 25 tahun” kata Hye Ri “apa salahnya manja didepanmu, kalau aku manja didepan Hyungku baru kau boleh memarahiku” Kilah Eunhyuk “ah kau ini suka sekali berkilah”. Sesaat mereka saling diam, Hye Ri dan Eunhyuk sibuk dengan pikirannya masing-masing sampai akhirnya Hye Ri mengawali pembicaraan.

“Hyuk, sebenarnya saat kau berteriak ‘Shin Hye Ri, sarangheyo’ aku ingin menjawabnya” kata Hye Ri, Eunhyuk menatapnya tanpa memberi respon “namun, karena waktu itu terlalu banyak orang aku memutuskan untuk berlari saja, kau kan tau aku ini pemalu kenapa kau masih melakukannya” jelas perempuan itu lagi.

“Lalu apa yang ingin kau katakan?” Tanya Eunhyuk yang tidak sabar.

“Sebenernya aku ingin menjawab ‘Na do Sarangheyo Lee Hyuk Jae’ tapi aku terlalu malu” jawab Hye Ri sambil menunduk, Eunhyuk langsung membetulkan duduknya “Jinjja?”, Hye Ri mengangguk, Eunhyuk tersenyum. Ia memandang Hye Ri yang masih menunduk malu kemudian dia mengangkat wajahnya hingga mereka sekarang saling bertatapan. “Noona, Sarangheyo” kata Eunhyuk, Hye Ri tersenyum “Na Do Sarangheyo” jawabnya.

**

*Hye Ri POV*

Kalian tau apa yang paling bahagia di dunia ini? Dicintai pria sebaik Lee Hyuk Jae, ia mencintaiku tanpa memperdulikan statusku dan masalaluku yang kelam. Sampai saat ini aku bahagia, walaupun kami belum sampai pada tahap yang lebih serius tapi kami telah merencanakannya.

Dia bahkan menyiapkan nama bayi kami nanti, lucu sekali pria ini. Aku senang mengikuti saran Gyn Suk dan Leeteuk waktu itu, kalau tidak mungkin aku akan menyesal sekarang. Walaupun dia seorang superstar, dia tidak pernah terlihat seperti selebritis saat bersamaku karena Eunhyuk itu hanya untuk fansnya dan Lee Hyuk Jae hanya untukku.

Iklan

3 pemikiran pada “Noona, Saranghaeyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s